Kategori: Info RS | Tanggal: 05 Apr 2026
Kayong Utara, 2 April 2026 — RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Tuberkulosis (TBC) pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait bahaya TBC, cara penularan, serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat.
Penyuluhan tersebut menghadirkan dr. Andri Hendratno sebagai pemateri. Dalam paparannya, dr. Andri menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lainnya.
Ia menekankan bahwa penularan TBC terjadi melalui udara, terutama dari percikan dahak penderita saat batuk atau bersin. “TBC menular melalui udara. Ketika seseorang yang terinfeksi batuk tanpa menutup mulut, kuman dapat menyebar dan terhirup oleh orang lain di sekitarnya,” ujar dr. Andri dalam penyuluhan tersebut.
Lebih lanjut, dr. Andri juga memaparkan gejala utama TBC, seperti batuk berkepanjangan, demam, penurunan berat badan, hingga berkeringat di malam hari. Ia mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut.
Dalam kegiatan ini, peserta juga diberikan edukasi mengenai proses pemeriksaan TBC yang dilakukan melalui pemeriksaan dahak, serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Pengobatan TBC, menurutnya, memerlukan waktu cukup panjang, yakni sekitar 6 hingga 8 bulan, dan harus dilakukan secara teratur.
“Pengobatan TBC tidak boleh terputus. Jika pasien tidak patuh minum obat, maka bisa menyebabkan resistensi obat yang justru memperparah kondisi dan berisiko fatal,” tegasnya.
Selain itu, dr. Andri turut mengingatkan pentingnya upaya pencegahan, seperti menjaga etika batuk, tidak membuang dahak sembarangan, serta memastikan ventilasi rumah yang baik agar sirkulasi udara tetap lancar.
Kegiatan penyuluhan ini disambut antusias oleh peserta yang hadir. Diharapkan melalui edukasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan penanganan TBC secara tepat, sehingga dapat menekan angka penularan di lingkungan sekitar.
RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan guna mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan terbebas dari penyakit menular.